5 Masalah yang Bikin Chelsea Sulit Bersinar di Bawah Komando Frank Lampard

5 Masalah yang Bikin Chelsea Sulit Bersinar di Bawah Komando Frank Lampard

Detiktoto – Kontribusi positif selama bermain membuat Frank Lampard begitu disegani di Chelsea. Dia mempersembahkan 13 trofi dan mencatatkan diri sebagai top skorer sepanjang masa klub dengan torehan 211 gol. Kini, Lampard dipercaya menjadi manajer Chelsea selama tiga musim. Namun, kiprah Lampard sebagai manajer Chelsea di Premier League 2019/2020 berjalan tak sesuai harapan. The Blues bermain dengan skuat muda karena larangan mendatangkan pemain baru. Kondisi ini semakin pelik dengan hengkangnya Eden Hazard ke Real Madrid. Performa Chelsea di Premier League juga kocar-kacir. Tidak adanya sosok pemimpin di lapangan dan kurang pengalamannya para pemain muda menjadi alasan mendasar.

Terbaru, Chelsea hanya bermain imbang 2-2 dengan Arsenal di Stamford Bridge. Padahal mereka unggul dalam jumlah pemain setelah David Luiz mendapat kartu merah. Hasil imbang tersebut membuktikan ada masalah yang sulit diatasi Lampard di Chelsea. Berikut lima masalah mendasar tersebut yang membuat Chelsea kocar-kacir dilansir Sportskeeda, Kamis. 1. Bek Kiri yang Lesu Performa bek kiri Chelsea kerap mendapat kecaman dari fans. Marcos Alonso dan Emerson tidak bisa bermain dengan maksimal setelah pulih dari cedera. Kelemahan bek kiri ini juga terbukti saat gol pertama menghadapi Arsenal, Rabu. Saat situasi sepak pojok, Emerson terlalu maju dan meninggalkan N’Golo Kante sendirian di belakang. Praktis ketika Kante tergelincir tidak ada yang bisa menahan laju Gabriel Martinelli.

<!– BANNER 1 →

Bandar Togel dan Slot Terpercaya

Agen Judi Slot Online Terpercaya | Agen Judi Togel Terbaik di Indonesia |Pengeluaran Togel Hari Ini

2. Kurangnya Pemain Kelas Dunia Setelah kepergian Eden Hazard ke Real Madrid, Chelsea tinggal menyisakan N’Golo Kante yang merupakan pemain kelas dunia. Ia berhasil meraih gelar Premier League dengan dua klub berbeda serta peraih pemain terbaik Premier League 2016-2017. Ia juga tampil luar biasa saat membantu Timnas Prancis juara Piala Dunia 2018. 3. Skuat Kurang Berpengalaman Skuat Chelsea musim ini menempati urutan keempat termuda di Premier League. Mereka memiliki usia rata-rata 25,9 tahun. The Blues mencoba memberi menit bermain lebih banyak kepada para pemain akademi seperti Tammy Abraham , Callum Hudson-Odoi, Reece James, dan Mason Mount.

4. Lini Tengah Kacau Chelsea memiliki pemain dengan kualitas bagus di lini tengah. Mereka memiliki N’golo Kante, Jorginho, Mateo Kovacic, Mason Mount, Ross Barkley, dan Ruben Loftus-Cheek. Namun, The Blues gagal dalam memberikan ancaman dalam penyerangan. Lampard masih kerap melakukan rotasi dan menurunkan pemain yang tidak sesuai posisinya. Namun, ketika menurunkan Mount dan Barkley di lini tengah, performa mereka tidak konsisten dan efektif pada beberapa pertandingan. 5. Kepa Arrizabalaga Performa Kepa Arrizabalaga di bawah mistar Chelsea masih belum maksimal. Kiper berpaspor Spanyol ini memiliki presentase penyelamatan terburuk (55,4%) dari setiap penjaga gawang di Premier League musim ini. Chelsea perlu berusaha lebih keras lagi menempa Kepa supaya bisa melebihi dua mantan kiper Chelsea, Thibaut Courtois dan Petr Cech.

Situs Judi Bola Terbaik di Indonesia

Agen Judi Bola Terbaik | Judi Slot Online Terpercaya |Bandar Judi Bola Terpercaya

Tinggalkan komentar